Break The Limitation

Salah satu gembok terbesar yang membuat seseorang gagal adalah membatasi diri. Ya, membatasi diri bukan berarti orang yang memiliki keterbatasan secara finansial dan bentuk keterbatasan yang lainnya bisa digeneralisasi sebagai orang yang membatasi diri. Membatasi diri disini adalah bentuk tindakan yang dilakukan oleh seseorang untuk menjauh dari lingkungan ketika dia merasa bahwa dirinya tidak mampu berbuat dan melakukan perubahan atau sesuatu yang berarti. Prinsip inilah yang sejatinya banyak menghancurkan pola pikir orang-orang yang memiliki keterbatasan seperti keterbatasan fisik, mental, atupun finansial. Begitu juga dengan prinsip orang-orang yang sukses, mereka akan selalu berusah , bertindak, dan berubah dengan cepat saat merekan berada dalam keterbatasan tersebut. Banyak fakta yang membuktikan bahwa orang sukses itu adalah orang yang mampu memutar otak dan pemikiran orang-orang disekelilingnya. Mereka berusaha mencari dan menemukan apa passion terbaik buat mereka

.Bre

Keterbatasan dan Cita-cita

Banyak orang yang menjalani hidup namun tidak punya cita-cita yang jelas. Apakah ini salah ? Iya, ini salah besar. Kalau kita hidup tanpa cita-cita pasti hidup ini terasa hampa , kosong, dan tidak jelas. Cita-cita itu ibarat wadah dalam kehidupan , berapa banyak air yang akan diisikan dan berbentuk apa wadah kita akan tergantung dengan cita-cita apa yang kita bawa dalam menaungi kehidupan ini. Seperti kata mutira yang disampaikan oleh Kahlil Gibran :

“Apabila engkau bekerja sungguh-sungguh, berarti engkai memenuhi sebagian cita-cita itu yang pada hakikatnya engkau mencintai kehidupan”

Keseungguhan adalah cerminana dari cita-cita yang kita punya. Banyak orang yang tidak sungguh-sungguh menjalani kehidupan karena tidak punya cita-cita yang jelas. Mulailah dengan sungguh-sungguh dalam menjalani kehidupan maka ketebatasan bukan jadi masalah besar bagi kita. Karena cita-cita adalah kunci untuk menaklukkan dunia.

Kuliah , Cara yang Tepat Untuk Mengeksplorasi Diri

Kuliah adalah salah satu jalan bahwa kita ingin bebes dari keterbatasan yang kita miliki. Saat kita sadar bahwa pendidikan dan ilmu adalah suatu mutiara yang sangat penting dalam menjalani kehidupan ini. Karena itu , di masa kuliah , penulis manfaatkan untuk mengeksplorasi kemampuan , minat , dan bakat. Sekarang , penulis aktfi dan tergabung sebagai salah satu Tim Robotika di Institut Teknologi Bandung. Disini, penulis mendapat banyak pengalaman mulai dari pengalaman berorganisasi , manajemen team, , membuat karya dibidang robotika, sampai berkompetisi di tingkat nasional dalam Kontes Robot Indonesia yang diadakan oleh DIKTI. Saat kuliah pun, penulis juga sering mengajar les baik privat maupun group untuk siswa SMP, SMA bahkan mahasiswa tahun pertama. Disini, penulis belajar untuk mencari uang dengan keringat sendiri yang mana itu tidak gampang dan sederhana ternyata.

Keterbatasan tidak akan menghalangi kita dalam meraih cita-cita. Karena keyakinana dan tekad yang kuatlah yang akan membawa kita untuk break the limitation. Penulis selalu dinasehati oleh orang tua bahwa setiap usaha, kerjakeras, dan doa yang kita hanturkan kepada Nya akan mendatangkan hasil yang terbaik untuk kita. Karena Allah tidak pernah bohong dengan janji Nya. Dalam friman Nya :

“Maka Kami kembalikan Musa kepada ibunya, supaya senang hatinya dan tidak berduka cita dan supaya ia mengetahui bahwa janji Allah itu adalah benar, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahuinya.”(Al-Qashash: 13)

Ya , terkadang kita lupa bahwa semua ini telah ada yang mengatur. Usaha dan kerja keras harus disinkronisasikan dengan kedekatan kita pada Sang Pencipta, Allah swt. Karena sejatinya kita hidup didunia ini hanya untuk mencari ridho Nya. Dalam firma Nya :

Dan tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia melainkan untuk menyembah kepadaku.”  (QS Adz Zariyat : 56)

Dengan meniatkan setiap usaha dan kerja keras yang kita lakukan untuk Allah, ridho Nya akan senantiasa merahmati setiap detik waktu yang kita lalui.

Akhir yang Berarti

Penulis ingin megingatkan bahwa tidak ada yang tidak mungkin saat usaha dan ridhoNya menyertai waktu kita. Dalam petatah minangkabau, tanah kelahiran dan suku penulis , “Panakiak pisau sirauik, ambiak galah batang lintabuang, silodang ambiak kaniru, satitiak jadikan lauik, nan sakapak jadikan gunuang, alam takambang jadi guru”. Penulis berpesan jadikanlah ilmu senjata diri dan carilah ilmu dari sekeliling dan jelajahilah ensiklopedia ilmu sejauh dan setinggi mungkin.

Sekian Terimakasih, Semoga Menginspirasi dan Memotivasi .

Advertisements